Karya Tulis Syaikh Abdul Qadir Al Jailany
Karya Tulis Syaikh Abdul Qadir Al Jailany
Imam Ibnu Rajab berkata, "Syeikh Abdul Qadir al Jailani Rahimahullah memiliki pemahaman yang bagus dalam masalah tauhid, sifat-sifat Allah, takdir, dan ilmu-ilmu ma'rifah yang sesuai dengan sunnah."
Karya karyanya:[3]
- Tafsir Al Jilani
- Al Ghunyah Li Thalibi Thariqil Haq,
- Futuhul Ghaib.
- Al-Fath ar-Rabbani
- Jala' al-Khawathir
- Sirr al-Asrar
- Asror Al Asror
- Malfuzhat
- Khamsata "Asyara Maktuban
- Ar Rasael
- Ad Diwaan
- Sholawat wal Aurod
- Yawaqitul Hikam
- Jalaa al khotir
- Amrul muhkam
- Usul as Sabaa
- Mukhtasar ulumuddin
Murid-muridnya mengumpulkan ihwal yang berkaitan dengan nasihat dari majelis-majelis dia. Dalam masalah-masalah sifat, takdir dan lainnya, ia berpegang dengan sunnah. Ia membantah dengan keras terhadap orang-orang yang menyelisihi sunnah.
Isi Kitab Futuh Al Ghaib
- Risalah Ke-1 Kewajiban Mukmin
- Risalah Ke-2 Tausiah Dalam Kebaikan
- Risalah Ke-3 Ujian Bagi Seorang Hamba Allah
- Risalah Ke-4 Makna Kematian
- Risalah Ke-5 Kehidupan Dunia
- Risalah Ke-6 Fana
- Risalah Ke-7 Mengisi Hati
- Risalah Ke-8 Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT Dengan Qana’ah
- Risalah Ke-9 Kasyaf dan Muhasyadah
- Risalah Ke-10 Hawa Nafsu
- Risalah Ke-11 Syahwat
- Risalah Ke-12 Mencegah Kesukaan Terhadap Harta
- Risalah Ke-13 Mencari Rahmat Dalam Menjalankan Perintah
- Risalah Ke-14 Ittiba’
- Risalah Ke-15 Takut dan Harapan
- Risalah Ke-16 Tawakkal
- Risalah Ke-17 Cara Sampai Kepada Allah SWT Melalui Guru Mursyid
- Risalah Ke-18 Menolak Kesusahan
- Risalah Ke-19 Janji
- Risalah Ke-20 Keraguan
- Risalah Ke-21 Iblis Terlaknat
- Risalah Ke-22 Ujian Sesuai Kadar Keimanan
- Risalah Ke-23 Ridha Terhadap Keputusan Allah SWT
- Risalah Ke-24 Pohon Keimanan
- Risalah Ke-25 Menghambakan Diri Kepada Allah
- Risalah Ke-26 Tabir (Hijab) Yang Menghalangi
- Risalah Ke-27 Biji Kebaikan dan Kejahatan
- Risalah Ke-28 Janganlah Terburu-buru, Berjalanlah Terlambat asal Selamat
- Risalah Ke-29 Fakir Mendekatkan Terhadap Kekafiran
- Risalah Ke-30 Kesabaran Tidak Ada Batasnya
- Risalah Ke-31 Benci Sesuatu karena Allah
- Risalah Ke-32 Mahabbah Kepada Allah
- Risalah Ke-33 Empat Macam Manusia
- Risalah Ke-34 Mencegah Merasa Kesal atau Marah Kepada Allah SWT
- Risalah Ke-35 Wara’ (Menjauhkan Diri Dari Rezeki Haram)
- Risalah Ke-36 Amal Dunia dan Amal Akhirat
- Risalah Ke-37 Kebenaran dan Nasihat
- Risalah Ke-38 Sifat Munafiq
- Risalah Ke-39 Menjadi Musuh Diri Sendiri
- Risalah Ke-40 Perumpamaan Untuk Dijadikan Bahan Renungan
- Risalah Ke-41 Keadaan Ruh Manusia
- Risalah Ke-42 Meminta Sesuatu Kepada Selain Allah
- Risalah Ke-43 Sebab Tidak Mustajabnya Do'a
- Risalah Ke-44 Nikmat dan Malapetaka
- Risalah Ke-45 Selalu Mengingat Allah Tanpa Meminta
- Risalah Ke-46 Taqarub Kepada Allah
- Risalah Ke-47 Yang Membuat Hamba Dekat Kepada Allah
- Risalah Ke-48 Utamakan Wajib Kemudian Laksanakan Sunah
- Risalah Ke-49 Mengurangi Tidur
- Risalah Ke-50 Cara Mendekatkan Diri Kepada Allah
- Risalah Ke-51 Zuhud (Berpaling dari Dunia)
- Risalah Ke-52 Ujian Allah Bagi Mukmin
- Risalah Ke-53 Mengharap Ridha Allah
- Risalah Ke-54 Mengharap Sampai Kepada Allah
- Risalah Ke-55 Membuang Kesenangan Hidup
- Risalah Ke-56 Tidak Menghendaki Apa-Apa Lagi Selain Allah SWT
- Risalah Ke-57 Pengekangan Diri
- Risalah Ke-58 Menutup Mata Hati Dari Melihat Segala Sesuatu Selain Allah
- Risalah Ke-59 Ridha Terhadap Musibah dan Syukur Terhadap Nikmat
- Risalah Ke-60 Bidayah dan Nihayah
- Risalah Ke-61 Kehati-hatian Dalam Setiap Perkara
- Risalah Ke-62 Yang Dicintai dan Yang Menyintai
- Risalah Ke-63 Pengetahuan Ruh
- Risalah Ke-64 Mati Tanpa Kehidupan dan Hidup Tanpa Kematian
- Risalah Ke-65 Keraguan dan Keimanan
- Risalah Ke-66 Senantiasa Berdoa
- Risalah Ke-67 Mengabdilah Hingga Datang Suatu Keyakinan
- Risalah Ke-68 Rahmat Allah
- Risalah Ke-69 Doa Yang Layak
- Risalah Ke-70 Jangan Membanggakan Diri
- Risalah Ke-71 Hamba Pilihan Allah
- Risalah Ke-72 Antara Lahir dan Batin
- Risalah Ke-73 Wali Allah Tidaklah Suka Mengutuk
- Risalah Ke-74 Rahasia Ruhani
- Risalah Ke-75 Jalan Mencapai Tasawuf
- Risalah Ke-76 Sebagai Kekasih Allah
- Risalah Ke-77 Inti Kesadaran Diri
- Risalah Ke-78 10 Sifat Untuk Meraih Tujuan Ruhani Dan Salik
- Risalah Ke-79 Menjelang Maut Menjemput Sang Kekasih Allah
- Risalah Ke-80 Akhir Hayat Syaikh Abdul Qadir Al-Jailaniy
Semoga bermanfaat...
Semoga kita dijauhkan dari hal - hal yang menyebabkan kita semakin menjauh dari keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Komentar
Posting Komentar